Rabu, 01 Februari 2017

Psikologi Trading (Dasar)





Ada banyak karakteristik dan keterampilan yang dibutuhkan oleh seorang trader agar berhasil dalam pasar keuangan (FOREX). Kemampuan untuk memahami cara kerja di dalam sebuah perusahaan, fundamental dan kemampuan untuk menentukan arah trend adalah beberapa ciri-ciri kunci yang diperlukan, tetapi tidak salah satu dari ini adalah sama pentingnya dengan kemampuan untuk menahan emosi dan mempertahankan disiplin.


Psikologi trading

Aspek psikologis dalam kegiatan trading sangat penting, dan alasan untuk itu adalah cukup sederhana: Seorang trader sering  masuk dan keluar dari pasar dalam waktu singkat, dan dipaksa untuk membuat keputusan open posisi yang cepat dan tepat. Untuk mencapai hal ini, mereka membutuhkan kehadiran pikiran dan strategi tertentu. Trader juga harus disiplin, sehingga mereka tetap dengan rencana trading sebelumnya dan tahu kapan harus cut profit dan kapan harus cut loss. Emosi yang bagus dan stabil tidak gampang di dapatkan di miliki oleh seorang trader khususnya bagi trader pemula. (Untuk itu deperlukan belajar lebih lanjut tentang psikologi trading , bisa dengan salah satu cara sharing-sharing di berbagai forum Psikologi Trading.) 


Memahami Rasa Takut
Ketika layar akun trader sudah berwarna dan pasar tidak bersahabat, secara umum hal ini bagi trader akan menimbulkan rasa takut. Ketika ini terjadi, mereka mungkin bereaksi berlebihan dan merasa terdorong untuk melikuidasi transaksinya atau menghindari dari risiko yang lebih besar. Jika trader melakukan hal ini mereka dapat bertujuan menghindari kerugian tertentu - tetapi mereka juga akan kehilangan keuntungan tertentu juga.

Trader diharapkan perlu memahami apa rasa takut itu - hanya reaksi alami untuk apa yang mereka anggap sebagai ancaman (dalam hal ini mungkin untuk keuntungan mereka atau potensial menghasilkan uang). Mengukur rasa takut mungkin membantu. Atau trader mungkin dapat mengetahui rasa takut dengan merenungkan apa yang mereka takuti, dan mengapa mereka takuti itu.

Selain itu, dengan merenungkan masalah ini sebelumnya dan mengetahui bagaimana mereka dapat secara naluri bereaksi atau melihat hal-hal tertentu, seorang trader dapat berharap untuk mengisolasi dan mengidentifikasi perasaan mereka selama sesi transaksi, dan kemudian mencoba untuk fokus dalam melewati emosi. Tentu saja hal ini mungkin tidak mudah dan membutuhkan praktek langsung. 


Keserakahan adalah Musuh terburuk Anda
Ada pepatah lama di Wall Street bahwa "babi dibantai." keserakahan trader ini menyebabkan mereka untuk bertahan pada posisi profit terlalu lama, mencoba untuk mendapatkan setiap tick terakhir. Sifat ini dapat menghancurkan kembali posisi yang seharusnya profit.

Keserakahan tidak mudah untuk diatasi. Hal itu karena banyak dari kita tampaknya ada naluri untuk selalu mencoba melakukan yang lebih baik, untuk mencoba untuk mendapatkan lebih lebih dan lebih. Seorang trader harus mengakui naluri ini jika hadir, dan mengembangkan rencana trading berdasarkan keputusan bisnis yang rasional, bukan pada apa jumlah ke kemauan emosional atau insting yang berpotensi membahayakan. 


Membuat Rencana Perdagangan
Trader harus mencoba untuk belajar mengetahui kondisi-kondisi yang baik untuk melakukan open posisi sebanyak mungkin. Untuk melakukan hal ini, bisa mulai dengan merumuskan rencana strategi untuk mendidik diri sendiri. Jika diperlukan mengikuti ke acara seminar forex dan meingkuti banyak forum. Dan juga bisa menyediakan waktu sebanyak mungkin untuk proses penelitian. Belajar mengamati grafik/chart, belajar money manajemen , membaca jurnal perdagangan (seperti analisis ekonomi makro atau analisis industri) sehingga ketika sesi perdagangan dimulai trader sudah sedikit mengetahui dan punya rencana transaksi. Sebuah kekayaan pengetahuan bisa membantu trader mengatasi masalah rasa takut dalam dirinya sendiri, sehingga alat yang berguna. 
Selain itu, penting bahwa Trader jugs perlu bereksperimen dengan hal-hal baru dari waktu ke waktu. Misalnya, pertimbangkan untuk menggunakan opsi untuk mengurangi risiko, atau mengatur stoploss di tempat yang berbeda. Salah satu cara terbaik seorang trader dapat belajar adalah dengan melakukan percobaan - dalam alasan. Pengalaman ini juga dapat membantu mengurangi pengaruh emosional. 

Akhirnya, trader harus secara berkala mengevaluasi hasil trading. Hal ini juga dapat membantu trader untuk mempertahankan pola pikir yang benar dan membantu trader untuk secara psikologis siap untuk melakukan trading forex sebagai bisnis. 


Kesimpulan
Penting bagi trader untuk dapat menganalisa chart dan memiliki strategi yang tepat sehingga rencana trading dapat dijalankan, tetapi sering kali ada komponen psikologis untuk perdagangan yang tidak boleh diabaikan. Menetapkan aturan transaksi (MM), membangun rencana trading, melakukan penelitian dan mendapatkan pengalaman adalah langkah-langkah sederhana dari semua itu yang dapat membantu trader mengatasi masalah psikologis.

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...